Sejarah Bahasa Pemrograman Python
1. Awal Mula Python
Python diciptakan oleh Guido van Rossum, seorang programmer asal Belanda, pada akhir tahun 1980-an.
Python pertama kali dikembangkan pada Desember 1989 di Centrum Wiskunde & Informatica (CWI), Belanda, dan dirilis ke publik pada tahun 1991.
Nama Python terinspirasi dari acara komedi Inggris “Monty Python’s Flying Circus”, bukan dari nama ular ๐.
2. Tujuan Dibuatnya Python
Python dibuat dengan tujuan:
-
Mudah dipelajari oleh pemula
-
Sintaks sederhana dan mudah dibaca
-
Mengurangi kompleksitas kode
-
Meningkatkan produktivitas programmer
Moto Python:
“Simple is better than complex”
(terdapat dalam The Zen of Python)
3. Perkembangan Versi Python
๐น Python 1.x (1991)
-
Versi awal
-
Mendukung tipe data dasar
-
Sudah memiliki fungsi dan modul
๐น Python 2.x (2000)
-
Menambahkan garbage collection
-
Mendukung Unicode
-
Sangat populer di masanya
⚠️ Dukungan resmi berakhir tahun 2020
๐น Python 3.x (2008 – sekarang)
-
Perbaikan besar dari Python 2
-
Sintaks lebih konsisten
-
Dukungan Unicode lebih baik
-
Versi yang disarankan digunakan saat ini
4. Python di Era Modern
Saat ini Python digunakan secara luas untuk:
-
๐ Pengembangan Web (Django, Flask)
-
๐ Data Science (Pandas, NumPy)
-
๐ค AI & Machine Learning
-
๐งช Otomatisasi
-
๐ฎ Game sederhana
-
๐ Pendidikan
Python termasuk bahasa pemrograman paling populer di dunia.
5. Fakta Menarik tentang Python
-
Python bersifat open source
-
Digunakan oleh perusahaan besar seperti:
-
Google
-
YouTube
-
Instagram
-
Netflix
-
-
Python banyak digunakan di sekolah dan universitas
6. Kesimpulan
Python adalah bahasa pemrograman yang:
-
Mudah dipelajari
-
Kuat dan fleksibel
-
Cocok untuk pemula hingga profesional
-
Terus berkembang hingga saat ini









.jpeg)







